Kamis, 12 Agustus 2010

Sekilas tentang Pandan Wilis

Di antara Gunung Pandan dan Gunung Wilis terbentanglah sebuah Kota yang terkenal dengan sebutan kota angin, itulah Kabupaten Nganjuk. Di Kabupaten Nganjuk tepatnya di Jl. WR. Supratman no  46 berdiri sebuah Sanggar Kesenian bernama Pandan Wilis.

Sanggar seni Pandan Wilis yang berdiri sejak 1980 ternyata telah mampu membuahkan prestasi yang boleh dibilang sangat bagus. Selain bergerak di bidang seni tari Pandan Wilis juga mewadahi seniman-seniman tradisional yang lain seperti Ketoprak, Wayang Orang, Campursari bahkan baru-baru ini mampu mengangkat kembali kesenian LEROK yang merupakan kesenian tradisional asli Nganjuk yang telah lama terpendam ke panggung FESTIFAL BUDAYA ADHIKARA se Jawa Timur di Malang dan berhasil mendapat nominasi tiga besar sebagai penyaji terbaik, bahkan kesenian LEROK mendapat perhatian dari Dinas P dan K Jatim untuk tampil di halaman kantor P dan K Jagir Surabaya. Yang lebih membanggakan lagi kesenian tradisional yang praktis telah hilang dari peta kesenian  Kabupaten Nganjuk tersebut juga mendapat kesempatan tampil dalam tayangan layar kaca dalam acara BUDAYA NUSANTARA yang di produlsi TVRI Pusat Jakarta.

Dalam pengembangan ke depan Sanggar Seni Pandan Wilis yang dipimpin KI WIYONO NYAMBIK berusaha merangkul beberapa pemerhati dan pelaku seni tradisional untuk mengadakan terobosan-terobosan karya seni pertunjukan baru yang sesuai dengan tuntutan jaman namun tetap tidak meninggalkan akar budaya tradisional yang sarat dengan ajaran budi pekerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar